WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Keraton Surakarta Hadiningrat terus memperkuat sinergi dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial berupa 75.000 liter air bersih kepada warga Lingkungan Gunung Kukusan, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri.
Bantuan air bersih tersebut diberikan oleh SISKS Pakubuwono (PB) XIV Hangabehi dan disalurkan kepada masyarakat pada Jumat siang (11/9). Penyaluran bantuan dilepas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau.
SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Keraton Surakarta terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kami melihat langsung warga di Gunung Kukusan ini terdampak kekeringan. Melalui koordinasi erat dengan Pemkab Wonogiri, kami berupaya hadir untuk membantu masyarakat luas secara berkelanjutan,” terangnya.
Menurutnya, kondisi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Kehadiran bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama untuk keperluan sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan nyata yang diberikan Keraton Surakarta kepada masyarakat Wonogiri.
“Pemkab Wonogiri mewakili masyarakat mengucapkan matur nuwun (terima kasih) atas sinergi dan bantuan ini. Langkah gotong royong seperti ini sangat meringankan beban warga kami yang berada di wilayah rawan kekurangan air,” kata Setyo.
Berdasarkan pemetaan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, terdapat 14 kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan pada musim kemarau. Lingkungan Gunung Kukusan menjadi salah satu titik yang mendapatkan prioritas penanganan karena kebutuhan air bersih masyarakat mulai meningkat.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Distribusi bantuan air bersih juga akan dilakukan secara bertahap dan merata sesuai kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Pemkab Wonogiri juga terus mengoptimalkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, maupun masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama memitigasi dampak kemarau.
Sinergi dengan Keraton Surakarta dalam penyaluran bantuan air bersih ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi dampak kekeringan.
Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan penanganan kekeringan akan terus dilakukan secara responsif, dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta memastikan warga di wilayah rawan kekurangan air tetap mendapatkan akses air bersih. (Admin)
