WONOGIRI – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan Lencana Dharma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusinya dalam mendukung perkembangan Gerakan Pramuka.
Lencana Dharma Bakti diserahkan pada puncak peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (10/9).
Setyo hadir bersama Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Wonogiri Suprapto dan jajaran pengurus. Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk semakin memperkuat dukungan terhadap Gerakan Pramuka, khususnya dalam pembinaan generasi muda.
Setyo mengatakan, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Selain mengajarkan keterampilan kepanduan, Pramuka menjadi wadah untuk menanamkan kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Pramuka bukan hanya kegiatan kepanduan, tetapi juga bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Setyo.
Menurutnya, penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka semakin penting di tengah berbagai tantangan yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, kepedulian dan semangat pengabdian harus terus ditanamkan. Ini penting agar generasi muda Wonogiri memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Setyo menambahkan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan terus mendorong kolaborasi bersama Gerakan Pramuka agar tidak hanya berfokus pada kegiatan kepanduan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Bagi Wonogiri, penghargaan Lencana Dharma Bakti tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Kolaborasi pemerintah daerah dan organisasi kepanduan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, peduli terhadap lingkungan sosial, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco menegaskan bahwa Gerakan Pramuka perlu mengambil peran lebih luas dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, Pramuka tidak hanya berperan dalam kegiatan kepanduan, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Di tengah perkembangan zaman, Gerakan Pramuka juga diharapkan mampu menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai ancaman sosial. Di antaranya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perundungan, judi daring, pergaulan bebas, penyebaran hoaks, hingga provokasi.
Dengan penguatan peran tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan semakin hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai wadah pembinaan kepanduan, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang ikut membangun generasi muda dan mendukung pembangunan daerah.(Admin)
