WONOGIRI – Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga. Komitmen tersebut mengantarkan Wonogiri menjadi salah satu nominator terbaik Kategori Umum (Regional I) dalam Apresiasi Parasamya Karya Kencana Tahun 2026 tingkat nasional.
Tahapan presentasi dan wawancara penilaian dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (9/9), dari Ruang Khayangan, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan tersebut diikuti Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Imron Rizkyarno, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rustam Efendi, Kepala Dinas Sosial PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri Anton Tiyas Harjanto, serta jajaran kader, tenaga kesehatan dan mitra program KB.
Dalam penilaian tingkat nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonogiri memaparkan berbagai inovasi dan praktik baik dalam pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Salah satu inovasi yang menjadi unggulan adalah Smart Respon, sebuah inovasi yang mengintegrasikan data sosial kependudukan dengan data Pasangan Usia Subur (PUS) secara lebih rinci, terbarui, dan terintegrasi.
Melalui Smart Respon, pemerintah dapat mengidentifikasi sasaran program secara by name, by address, hingga koordinat lokasi. Ketersediaan data tersebut menjadi dasar dalam menentukan intervensi secara lebih cepat dan tepat sasaran, baik dalam pelaksanaan program KB maupun pemberian bantuan sosial kepada keluarga yang membutuhkan.
Pemanfaatan data secara terintegrasi juga memungkinkan pemerintah melakukan pemetaan kondisi masyarakat secara lebih akurat. Dengan demikian, kebijakan dan pelayanan dapat diarahkan sesuai kebutuhan masing-masing sasaran.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, kader, tenaga kesehatan, serta para mitra yang selama ini berkontribusi dalam pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga di Kabupaten Wonogiri.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran dan para kader yang terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga apa yang kami paparkan dapat memperoleh hasil terbaik dan menjadi praktik baik yang bermanfaat bagi daerah lain,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rustam Efendi turut mengapresiasi keberhasilan Wonogiri hingga mampu mencapai tahap penilaian tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai prestasi, inovasi, serta kolaborasi yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program Bangga Kencana.
Dalam sesi tanya jawab, tim penilai juga memberikan apresiasi terhadap inovasi Smart Respon serta upaya Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kapasitas kader melalui strategi “Mendewasakan Kader”.
Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas kader agar semakin siap menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan sekaligus merespons berbagai persoalan KB dan pembangunan keluarga di tengah masyarakat.
Keikutsertaan Wonogiri dalam penilaian tingkat nasional menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan KB dan pembangunan keluarga. Penguatan sistem berbasis data, peningkatan kapasitas kader, serta kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ke depan, inovasi Smart Respon diharapkan terus dikembangkan sehingga semakin mampu mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data, responsif, dan tepat sasaran. Inovasi tersebut juga berpotensi menjadi praktik baik yang dapat dikembangkan dan direplikasi oleh daerah lain dalam upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih berkualitas. (Admin)
