WONOGIRI_Bupati Wonogiri mempimpin Apel Antisipasi Musim Hujan Kabupaten Wonogiri Tahun 2022/2023. Kegiatan apel yang turut diikuti berbagai unsur dari Forkopimda, TNI, POLRI,dan OPD terkait tersebut, digelar di halaman Pendopo Rumah dinas Bupati Wonogiri, Kamis (20/10)
Apel Antisipasi Musim Hujan dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Dalam amanatnya Bupati Wonogiri , mengungkapkan konsep mitigasi bencana alam sudah diterapkan dan dilaksanakan dalam masyarakat, hal tersebut dilihat dari data statistik kebencanaan di Kabupaten Wonogiri yang mengalami penurunan.
“Data kebencanaan Kabupaten Wonogiri yang meliputi tanah longsor, angin/ cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran, menunjukkan trend menurun, baik dalam jumlah kejadian maupun kerugian yang ditimbulkan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan data pada BPBD Kabupaten Wonogiri, pada tahun 2021 tercatat bencana berupa tanah longsor sebanyak 84 kejadian, angin/ cuaca ekstrem 49 kejadian, banjir 156 kejadian, kebakaran 5 kejadian. Total 294 kejadian dengan total kerugian Rp. 2.122.500.000,-. Sementara pada Tahun 2022, kondisi hingga tanggal 10 Oktober 2022, tercatat bencana tanah longsor 36 kejadian, angin/ cuaca ekstrem 63 kejadian, banjir 12 kejadian, kebakaran 4 kejadian. Total 115 kejadian, dengan taksiran kerugian sebesar Rp. 539.500.000,-.

Bupati Wonogiri juga mengingatkan potensi curah hujan pada musim penghujan kali ini semua elemen masyarakat diharapkan dapat melakukan antisipasi antisipasi dampak dari cuaca yang berpotensi pada munculnya bencana hidrometrologi, yang memicu timbulnya bencana banjir, tanah longsor maupun angin kencang/ angin puting beliung di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.
“Sikap kebersamaan yang dilandasi kemauan untuk bergotong royong dari segenap elemen masyarakat pada kondisi saat sekarang ini tentu sangat diharapkan, diperlukan sinergitas semua pihak untuk secara proaktif berperan dalam upaya penanggulangan bencana.” Katanya. (admin/dian/atika_magprok2022)
