Wonogiri – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah melalui optimalisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bank Jateng, e-marketplace, serta berbagai penyedia layanan transaksi keuangan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat memimpin High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Ruang Khayangan Kompleks Setda Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/7).
Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa percepatan digitalisasi dilakukan melalui penguatan konektivitas sistem keuangan daerah dengan perbankan, perluasan kanal pembayaran seperti QRIS, mobile banking, e-commerce, serta agen bank resmi. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan transaksi digital.
“Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan transparansi, kecepatan, dan akurasi pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bupati.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021. Melalui implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kabupaten Wonogiri berupaya memperkuat tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu mengoptimalkan pendapatan daerah.
Upaya tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga Juli 2026, pembayaran PBB-P2 melalui QRIS di Kabupaten Wonogiri mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Volume transaksi tercatat meningkat hingga 3.940 persen, sementara nilai nominal pembayaran naik 448 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan sistem pembayaran digital yang lebih mudah, cepat, dan aman.
Bupati Setyo Sukarno berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Bank Indonesia Solo, Bank Jateng, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar ekosistem transaksi digital semakin berkembang. Menurutnya, digitalisasi bukan hanya mempermudah pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan inklusif.
Melalui percepatan digitalisasi transaksi daerah, Pemerintah Kabupaten Wonogiri optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (admin)
