WONOGIRI – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengajak para alumni SMP Negeri 1 Wonogiri dan SMA Negeri 1 Wonogiri yang tergabung dalam Wonogiren Top (Wontop) Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) untuk terus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Wonogiri serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Reuni Lintas Angkatan dan Lintas Jurusan Wontop Joglosemar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Sabtu (18/7).Reuni yang dihadiri alumni dari berbagai angkatan dan profesi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi antara para perantau asal Wonogiri dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Ketua Panitia Reuni, Subiyono, menjelaskan bahwa Wontop Joglosemar merupakan wadah alumni lintas generasi SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Wonogiri yang berdomisili di wilayah Solo, Yogyakarta, dan Semarang. Anggotanya berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari akademisi, birokrat, pengusaha, hingga praktisi di berbagai bidang.
Menurutnya, meskipun tinggal di luar daerah, para alumni tetap memiliki kepedulian dan komitmen untuk ikut memajukan kampung halaman.
“Melalui reuni ini kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang diskusi dan dialog dengan Pemkab Wonogiri agar alumni dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Subiyono.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Setyo Sukarno memaparkan kondisi terkini Kabupaten Wonogiri beserta arah pembangunan lima tahun ke depan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Ia menjelaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Wonogiri adalah mewujudkan Wonogiri yang Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah telah menetapkan sejumlah program prioritas, antara lain menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat, memperkuat birokrasi yang adaptif dan dinamis, membangun sumber daya manusia yang unggul berbasis riset dan teknologi, serta menjaga kelestarian sumber daya alam.
Bupati menilai keberadaan para alumni yang telah sukses di berbagai bidang merupakan potensi besar yang dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menanggapi paparan tersebut, Wontop Joglosemar menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kabupaten Wonogiri. Sebagai bentuk keseriusan, paguyuban alumni akan membentuk tim khusus yang bertugas menyusun program, gagasan, serta rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Bupati menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan para alumni dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
“Harapan kami kepada Wontop Joglosemar, semoga tetap memiliki rasa Rumangsa Melu Handarbeni terhadap Kabupaten Wonogiri, terpanggil untuk bersinergi dan berkontribusi melalui berbagai program pembangunan sebagaimana tema pertemuan kali ini, Merajut Persaudaraan dan Mempererat Tali Silaturahmi,” kata Bupati.
Selain menjadi ajang temu kangen lintas angkatan, reuni juga diisi dengan kegiatan yang mencerminkan semangat hidup sehat. Para peserta mengikuti demonstrasi senam sehat dan Parade Jalan Nordik yang dipandu oleh Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Badan Pimpinan Cabang Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan tersebut tidak hanya mempererat kebersamaan antaralumni, tetapi juga menjadi simbol semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kesehatan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan para alumni, diharapkan lahir berbagai gagasan inovatif yang mampu mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Wonogiri menuju daerah yang semakin maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan.(admin)
