Wonogiri – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (18/6). Mereka merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2025 yang resmi berubah status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menegaskan bahwa status sebagai ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan tetap, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan, negara, dan masyarakat.
“Menjadi ASN bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan yang pasti, tetapi juga mengemban tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati berharap para PNS yang baru bergabung mampu membawa energi baru, semangat kerja tinggi, serta inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, ASN tidak boleh hanya menjadi pelengkap administratif, melainkan harus berperan aktif dalam mempercepat jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Jangan hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi harus mampu mengakselerasi roda pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.
Setyo menekankan bahwa ASN merupakan motor penggerak pembangunan daerah yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Wonogiri yang berdaya saing, maju, dan sejahtera secara berkelanjutan. Oleh karena itu, para ASN dituntut memiliki dedikasi, profesionalisme, dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui birokrasi yang melayani dengan hati. Para ASN diminta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam bekerja.
“Pelayanan publik harus semakin cepat, mudah, dan berkualitas. ASN harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan penekanan khusus terkait integritas aparatur. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, nepotisme, serta pungutan liar yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Saya mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi dan pungutan liar, serta terus meningkatkan kompetensi guna mendukung transformasi birokrasi,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Setyo Sukarno turut menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 11 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), disertai berbagai penghargaan di tingkat regional maupun nasional.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan agar para PNS baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, menjaga solidaritas antarpegawai, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung terciptanya pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang prima.
“Jadilah ASN yang membanggakan, bekerja dengan hati, menjaga integritas, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. Masa depan Wonogiri juga berada di tangan saudara-saudara sekalian,” pungkasnya. (Admin)
