Pemerintah Kabupaten Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga dengan menyerahkan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi. Penyerahan penghargaan dilakukan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno di ruang kerjanya, Selasa (30/12). Bupati secara simbolis menyerahkan uang penghargaan dengan total sebesar Rp 80.000.000.
Secara keseluruhan, Pemkab Wonogiri telah menggelontorkan uang penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi sebesar Rp 428.000.000. Itu untuk sejumlah 52 atlet dan 21 pelatih dengan total perolehan medali 10 emas, 20 perak dan 22 perunggu yang dibagi dalam 3 (tiga) tahap pada tahun 2024 dan 2025.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Wonogiri. Saya berharap para atlet dan pelatih tidak cepat berpuas diri, terus berlatih, dan tetap bersemangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Setyo.
Adapun penerima penghargaan antara lain Imam Nur Shaleh yang berhasil meraih medali perak pada ajang Asian Youth Para Games 2025 yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada cabang olahraga para angkat berat.
Kemudian Muhammad Nur Ikhwan yang meraih medali perak pada POPNAS XVII Tahun 2025 di Ragunan, DKI Jakarta, cabang olahraga bola voli pantai putra.
Lalu Revy Marsyta yang meraih medali perunggu pada ajang yang sama untuk cabang olahraga bola voli pantai putri. Penghargaan juga diberikan kepada Ardika Saputra selaku pelatih POPNAS XVII 2025 atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendampingi atlet meraih prestasi.
Bupati Setyo menekankan pentingnya semangat dan konsistensi latihan bagi para atlet. Itu agar terus meningkatkan prestasi dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri di bidang olahraga. Ia juga mengapresiasi para atlet dan pelatih yang telah membawa nama Wonogiri di kancah provinsi, nasional, hingga internasional.
Melalui pemberian penghargaan ini, Pemkab Wonogiri berharap dapat semakin memotivasi para atlet dan pelatih untuk terus berprestasi serta memperkuat ekosistem olahraga daerah yang berdaya saing. (Admin)
