Agenda tahunan Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) digelar di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri, Minggu (30/11). Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan istri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno turut pula dikukuhkan sebagai Ayah Bunda Genre. Gelaran ini menjadi wadah apresiasi bagi para remaja berprestasi dalam program Ketahanan Remaja. Bupati menegaskan pentingnya peran remaja dalam penyiapan kehidupan berkeluarga yang sehat dan terencana. “Pembinaan ketahanan remaja merupakan aspek penting untuk mempersiapkan generasi muda memasuki tiga fase penting kehidupan: melanjutkan pendidikan, berkarir secara terencana, dan menikah sesuai fase reproduksi sehat,” kata Bupati.
Bupati menegaskan bahwa upaya pembinaan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang menekankan pentingnya akses informasi, pendidikan, konseling, serta pelayanan terkait kehidupan berkeluarga bagi remaja. Mengacu pada konsep “young people” dari PBB, sasaran program ini mencakup remaja usia 10–24 tahun yang belum menikah.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan remaja dipengaruhi jaringan yang luas, mulai dari keluarga, teman sebaya, sekolah, hingga media. Karena itu, pembinaan dilakukan melalui dua pendekatan utama: pendekatan teman sebaya dan pendekatan keluarga. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 menunjukkan remaja perempuan (62%) dan laki-laki (51%) lebih cenderung berdiskusi tentang kesehatan reproduksi dengan teman, sementara 53% remaja perempuan dan 11% remaja laki-laki memilih berdiskusi dengan ibu mereka.
Bupati sendiri juga menyoroti tiga risiko utama yang harus dihindari remaja, yakni seks pranikah, pernikahan dini, serta penyalahgunaan NAPZA. Di sinilah pentingnya figur Duta Genre sebagai motivator dan role model bagi remaja lainnya. Ia menegaskan bahwa keberadaan Duta Genre terbukti membawa dampak signifikan, terlihat dari penurunan angka pernikahan anak di Wonogiri. “Dari 140 kasus pada 2022 menjadi 68 kasus hingga Oktober 2025,” imbuhnya.
