Wonogiri — Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat menggelar patroli gabungan di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan pasar tradisional Wonogiri, pada Selasa, (2/9). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno, SH, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf. Edi Ristriyono, serta Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi atas peran serta masyarakat yang terus menjaga keamanan daerah.
“Sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci. Kondisi Wonogiri yang aman ini bukan kerja satu pihak saja, melainkan hasil kebersamaan. Kami ingatkan agar seluruh masyarakat tetap siaga satu dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.
Gotong Royong Menjaga Keamanan
Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf. Edi Ristriyono, menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap Wonogiri.
“Wonogiri adalah rumah besar kita. Tidak ada orang lain yang akan menjaga kecuali kita sendiri. Mari bergotong-royong menjaga keamanan, meningkatkan siskamling, dan mewaspadai ajakan-ajakan negatif, terutama yang menyasar generasi muda lewat handphone,” pesannya.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menambahkan, pihaknya berkomitmen membedakan antara penyampaian aspirasi dan aksi anarkis.
“Penyampaian aspirasi yang jelas tujuannya akan difasilitasi. Tapi jika ada kelompok bergerak tanpa arah di waktu yang tidak wajar, itu indikasi kelompok tidak bertanggung jawab. Karena itu kami terus patroli bersama demi menjaga Wonogiri tetap kondusif,” ujarnya.
Wujud Kesiapan Bersama
Apel gabungan dan patroli bersama ini menjadi bukti kesiapan Pemkab Wonogiri, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan situasi aman, damai, dan kondusif. Kegiatan ini juga sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika keamanan baik nasional maupun lokal.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin solid, menolak hoaks, provokasi, maupun aksi anarkis, demi terwujudnya Wonogiri yang aman, damai, dan sejahtera. (Admin)
