Wonogiri – Bukit Hutan Gendol di Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti tradisi tahunan Ngrekso Bumi, Minggu (20/07/2025). Tradisi ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang berlimpah serta wujud nyata komitmen masyarakat dalam melestarikan alam.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak Sabtu malam (19/07) dengan istighosah dan doa bersama. Puncak acara berlangsung Minggu siang, semakin semarak dengan kehadiran Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, yang bahkan memilih menginap di lokasi sejak dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Sejumlah pejabat Pemkab Wonogiri turut hadir memberi dukungan.
“Ngrekso Bumi Desa Conto adalah kekayaan budaya desa. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana edukasi pariwisata yang tinggi. Warga Desa Conto menunjukkan bagaimana kebersamaan bisa mengembangkan potensi desa sekaligus melestarikan alam sebagai sumber kehidupan,” ujar Bupati Setyo Sukarno.
Gunungan Hasil Bumi, Pertunjukan Ketoprak, dan Penghormatan kepada Mbah Sadiman
Acara dibuka dengan kenduri agung dan makan bersama berupa nasi tumpeng yang disiapkan oleh masing-masing rukun tetangga. Tradisi ini sarat nilai kebersamaan dan gotong royong antarwarga.
Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah kirab gunungan setinggi 4 meter berisi aneka hasil bumi seperti sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil panen warga. Setelah didoakan, gunungan itu diperebutkan warga yang meyakini bahwa membawa pulang isi gunungan akan mendatangkan berkah. Dalam waktu singkat, seluruh isi gunungan pun ludes diambil warga dengan penuh semangat dan sukacita.
Tak hanya itu, pertunjukan ketoprak dan tari-tarian rakyat menambah semarak acara. Para seniman lokal menampilkan lakon bertema pelestarian hutan yang dikemas apik, menyatu dengan suasana magis perbukitan. Penonton menyemut dari lereng-lereng bukit, menambah atmosfer khas pertunjukan rakyat di dataran tinggi.
Acara juga dirangkai dengan prosesi penghormatan kepada Mbah Sadiman, tokoh inspiratif lokal yang dikenal luas atas kegigihannya menanam ribuan pohon dan merawat kawasan hutan di sekitar Desa Conto selama puluhan tahun.
Menjadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Desa
Tradisi Ngrekso Bumi kini berkembang menjadi ikon budaya sekaligus atraksi wisata desa yang potensial. Bupati Setyo menyatakan bahwa semangat seperti ini perlu ditularkan ke desa-desa lain di Wonogiri agar turut menggali dan menampilkan kekayaan lokal masing-masing.
“Ini bisa menjadi sarana untuk menciptakan ekonomi baru, sekaligus menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” tandasnya.
Melalui tradisi Ngrekso Bumi, masyarakat Desa Conto membuktikan bahwa melestarikan budaya dan menjaga alam tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi berbasis lokalitas.
