Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) meninjau progres pembangunan waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kamis (3/7). Turut mendampingi Menko AHY dalam kunjungan tersebut, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno; Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama; Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko Infrastruktur, Najib Faizal; serta Staf Khusus Menteri, Agust Jovan Latuconsina.
Dalam kunjungan tersebut Menko AHY menekankan pentingnya percepatan pembangunan irigasi yang tengah berlangsung, serta manfaat strategis wadukPidekso bagi masyarakat. “Bendungan Pidekso ini memiliki empat fungsi utama yang sangat penting,” ujar Menko AHY.
Manfaat pertama adalah mendukung ketahanan pangan atau swasembada pangan. Dimana hal itu menjadi salah satu fokus Presiden Prabowo Subianto. “Dengan penguatan saluran irigasi ini, diharapkan bisa menguatkan indeks pertanaman. Jika sebelumnya hanya bisa satu sampai dua kali panen setahun, maka diharapkan bisa tiga atau bahkan empat kali setahun. Ini bisa menambah produktivitas petani dan meningkatkan kesejahteraan petani,” papar dia.
Manfaat selanjutnya adalah waduk itu juga bisa menyuplai air bersih ke tiga kecamatan, yakni Giriwoyo, Batuwarno, dan Eromoko. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan air bagi masyarakat pedesaan. “Ini harus terus kita perkuat agar masyarakat Wonogiri tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih. Karena tanpa air, tidak ada kehidupan. Ini harus kita kawal bersama,” tegasnya.
Manfaat ketiga dari Waduk Pidekso adalah mereduksi banjir. Hal itu juga telah dirasakan manfaatnya. Menko AHY mengapresiasi berkurangnya intensitas banjir di wilayah hilir sejak waduk ini beroperasi. Selanjutnya manfaat keempat adalah bisa mendukung pariwisata. Menko AHY juga mengaku kagum dengan pemandangan di sekitar waduk yang indah. “Mudah-mudahan bisa dikembangkan lagi pariwisatanya. Saat menarik masyarakat, maka bisa menggerakkan ekonomi warga sekitar. Bahkan bisa juga untuk olahraga.”Menko AHY menyebut saat ini ada saluran irigasi yang sedang dikerjakan, yakni proyek irigasi primer di sisi kanan dan kiri bendungan. “Progresnya saat ini telah mencapai sekitar 35 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini, dengan kelanjutan pembangunan di tahun berikutnya.”
Dalam kesempatan itu, Menko AHY juga berdialog dengan para petani dan mencatat berbagai aspirasi, termasuk usulan perbaikan jalan untuk mendukung mobilitas dan distribusi hasil pertanian. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur.
“Kami akan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk BBWS Bengawan Solo, agar proses pembangunan infrastruktur di Wonogiri bisa terus berjalan dengan baik dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
