Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan pembangunan kembali Pasar Slogohimo yang terbakar pada tahun 2023 akan segera dimulai. Tahapan pembangunan pasar rakyat yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Slogohimo tersebut dijadwalkan memasuki tahap kontrak dan pelaksanaan pada Juli 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, menyampaikan seluruh persiapan pembangunan telah disusun dan proses kontrak dengan pihak pelaksana akan dimulai bulan depan.
“Bulan depan sudah mulai kontrak untuk pembangunan Pasar Slogohimo,” ujar Pranata saat diwawancarai wartawan, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, total anggaran pembangunan Pasar Slogohimo mencapai Rp17 miliar. Dana tersebut berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp10 miliar dan dukungan APBD Kabupaten Wonogiri senilai Rp7 miliar. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada akhir tahun 2026 sehingga pasar dapat mulai beroperasi kembali pada awal tahun 2027.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Wonogiri, Wahyu Widyawati, menjelaskan bahwa Pasar Slogohimo akan dibangun dengan konsep satu lantai untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi pedagang maupun pengunjung.
Selain itu, posisi bangunan pasar akan dimundurkan sekitar 14 meter dari as jalan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus mempertimbangkan aspek keselamatan lalu lintas dan aktivitas perdagangan di sekitar pasar.
“Tahun ini dibangun, targetnya Desember 2026 sudah selesai pembangunan dan akan diresmikan Pemkab Wonogiri,” kata Wahyu.
Sejak kebakaran yang melanda pasar pada tahun 2023, ratusan pedagang terdampak terpaksa menjalankan aktivitas perdagangan di lapak-lapak darurat yang berada di halaman depan dan area parkir pasar. Kondisi tersebut telah berlangsung selama hampir tiga tahun.
Harapan para pedagang agar pembangunan segera direalisasikan kembali mengemuka saat sekitar 400 pedagang Pasar Slogohimo beraudiensi dengan Setyo Sukarno di Pendapa Kecamatan Slogohimo pada Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, para pedagang meminta kepastian pembangunan pasar agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.
Dengan dimulainya pembangunan pada Juli mendatang, harapan ratusan pedagang untuk kembali menempati pasar yang representatif dan aman akhirnya mulai menemukan titik terang. Kehadiran Pasar Slogohimo yang baru diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Wonogiri. (Admin)
