Pemkab Wonogiri siapkan anggaran untuk kesiapsiagaan kekeringan selama kemarau. Pemkab juga membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk membantu pengentasan masalah kekeringan. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan pihaknya menyiapkan langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Diantaranya adalah menyiapkan anggaran untuk dropping air bersih. "Sudah kita siapkan di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Anggaran kita siapkan untuk itu di perubahan APBD," ujar Setyo di sela baksos Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN) di Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kamis (26/6).
Ditambahkan Setyo bahwa anggaran yang disiagakan untuk bantuan air bersih sektar Rp 700 juta. Anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk bantuan air bersih sekitar 2.500 tangki. Meski demikian, upaya pengentasan kekeringan secara permanen juga telah dilakukan. Seperti di Kecamatan Paranggupito. "Alhamdulillah di Paranggupito banyak yang sudah terpasang sambungan rumah (air bersih). Sudah banyak terkurangi," kata Setyo.
Diakui Setyo, upaya penanganan kekeringan adalah salah satu tugas pemerintah. Meski demikian, jika ada pihak lain yang hendakembantu upaya penanganan kekeringan pihaknya turut membuka pintu. Seperti bantuan dari bantuan dari IKAL Lemhanas dan UNHAN. Dimana terdapat empat paket bantuan yang diberikan. Diantaranya adalah air bersih dari sumur bor, sanitasi, masjid dan juga balai dusun.
"Baksos ini sejalan dengan program Pemkab Wonogiri dimana kita ingin air bersih bisa dijangkau semua masyarakat. Alhamdulillah bantuan air bersih di Desa Ngargoharjo dan Tlogosari sangat membantu pemerintah. Kita berterima kasih juga."
Sementara Ketum DPP Ikal Lemhanas Jenderal TNI Purnawirawan Agum Gumelar mengatakan bantuan itu adalah wujud kepedulian IKAL Lemhanas bersama UNHAN. "Air adalah sumber kehidupan. Sulit bagi rakyat untuk hidup sejahtera tanpa akses air bersih. Inilah yang menggugah kami untuk hadir di sini. Dengan segala keterbatasan, kami tetapkan Wonogiri sebagai prioritas utama program bakti sosial," kata dia. (@prokopim2025)
