WONOGIRI_Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I resmi dibuka melalui acara “Penandatanganan dan Penyerahan Naskah TMMD Sengkuyung I Tahun 2022” pada Rabu (11/05) di Ruang Transit Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Rencananya Program TMMD Sengkuyung I akan dilaksanakan di Desa Joho, Kecamatan Purwantoro pada 11 Mei hingga 10 Juni mendatang.
Bupati Joko Sutopo dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Bupati, Setyo Sukarno berharap proyek fisik yang dihasilkan nantinya dapat mempermudah akses masyarakat menuju lahan pertanian desa, serta dapat meningkatkan semangat gotong royong yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat setempat dalam membangun desa.
“Harapan kita bersama, proyek fisik berupa pembangunan jalan penghubung antara Desa Joho, Kecamatan Purwantoro dengan Desa Tunggur, Kecamatan Slogohimo benar-benar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat.” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Joko Sutopo mengungkapkan bahwa program TMMD menjadi bukti adanya sinergitas antara aparatur pemerintah Kabupaten Wonogiri, TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Joho. Ia juga meyakini bahwa tingkat keberhasilan program tersebut dalam mencapai tujuannya cukuplah tinggi.
“Tingkat keberhasilan program TMMD cukup tinggi karena menggunakan pendekatan holistik-integratif-tematik dan spasial, dan setiap programnya ikut berperan dalam penanggulangan kemiskinan di pedesaan.” imbuh Bupati.

Program TMMD Sengkuyung I akan dibiayai dengan dana APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 156 juta serta dana APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 300 juta untuk merealisasikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter dan empat buah talud penguat tebing lereng jalan. Bupati berharap dengan total dana sebesar Rp 456 juta, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga mampu mencapai nilai manfaat yang diharapkan. (Admin/Nuri Adhi/Magprok2022)
