WONOGIRI_Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024, Puan Maharani menghadiri acara “Peresmian Keran Air Bersih Untuk Masyarakat”, ia secara langsung meresmikan proyek Sambungan Rumah (SR) di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito pada Selasa (26/4).
Proyek sambungan rumah ini bermula dari kondisi geografis Paranggupito yang berada di daerah kering, berbukit, dan berbatu gamping, menyebabkan kecamatan di paling ujung selatan Jawa Tengah ini tidak pernah absen mengalami krisis air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Hal tersebut menyebabkan masyarakat Desa Gendayakan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi dan memasak.
“Masyarakat Desa Gandayakan selama ini sangat kesulitan air. Kita bersyukur pengerjaan proyek air bersih sudah selesai sehingga kedepannya dapat membantu kehidupan sehari-hari warga.” ungkap Puan.

Ketua DPR RI Puan Maharani berharap melalui pembangunan proyek Sambungan Rumah (SR), warga Desa Gendayakan tidak perlu lagi merasa kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
“Harapannya warga Desa Gendayakan tidak perlu lagi berjalan jauh hanya untuk mendapatkan akses air bersih. Tidak perlu lagi mengandalkan air tanki bantuan.” imbuhnya .

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri telah didorong untuk mengatasi krisis air di Kecamatan Paranggupito.
“Sejak dulu Puan mendorong agar pemerintah daerah memprioritaskan program Penanganan Krisis Air yang memang sangat penting dan mendesak.” ungkapnya.
Bupati Joko Sutopo juga mengungkapkan proyek Sambungan Rumah (SR) air bersih ini belum dapat mengcover seluruh masyarakat Kecamatan Paranggupito. Hal ini dikarenakan proyek Sambungan Rumah (SR) baru diperuntukkan bagi 506 rumah warga, sehingga masih ada 20% dari total warga kesulitan air bersih yang belum bisa menikmati proyek yang telah dibangun sejak 2017 tersebut. (Admin/Nuri Adhi/Magprok2022)
