WONOGIRI_Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang tinggal dua minggu lagi, Pemerintah Kabupaten Wonogiri melakukan rapat koordinasi (rakor) persiapan di ruang Khayangan Sekertariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Senin (18/4).
Rakor dipimpin oleh Wakil Bupati Wonogiri dan dihadiri jajaran Kodim Wonogiri, Polres Wonogiri, Kajari, serta beberapa Kepala OPD dan seluruh Camat di Kabupaten Wonogiri.
Kesiapan dalam menyambut pemudik lebaran di Kabupaten Wonogiri diungkapkan baik dari sisi kelancaran, keamanan dan keselamatan. Terhitung selama dua tahun terakhir pemerintah meniadakan kebijakan mudik karena pandemi Covid-19 dan kebijakan mudik kembali diadakan pada 2022.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres Wonogiri, yang diwakili Wakil Kapolres Wonogiri, Kompol Sriyanto mengatakan kesiapan dilakukan melalui Operasi Ketupat 2022 guna mengantisipasi pemudik yang membludak.
“Diprediksi pemudik akan memasuki wilayah Jawa Tengah sebanyak 21 juta pemudik pada momen lebaran 2022. Dari jumlah itu, 10 persen atau sekitar 2,1 juta pemudik akan menuju ke Karesidenan Surakarta. Berarti rata-rata ada 300.000 pemudik yang tiba di setiap daerah, termasuk Wonogiri,”
Sejalan dengan Kapolres Wonogiri, DANDIM 0728 yang diwakili oleh Mayor Infanteri Nurul Muthahar juga menyampaikan kesiapannya menyambut pemudik lebaran tahun ini, melalui posko-posko yang didirikan pada titik-titik tertentu.
“Kami akan mengerahkan bantuan personil TNI sebanyak 513 personil untuk pengamanan di masjid, lapangan tempat ibadah, terminal, posko mudik, dan pos ppkm,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutan Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, juga menegasakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri menjamin kelancaran dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H ini.
“Seluruh stakeholder di Kabupaten Wonogiri telah menjamin kelancaran, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri yang akan datang. Sehingga hal ini mampu menunjukkan keseriusan Kabupaten Wonogiri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh komponen masyarakat,” pungkasnya.
Wakil Bupati menambahkan berbagai unsur OPD terlibat untuk menjamin kesiapan ini baik ketersediaan pangan, kesehatan, serta kelancaran arus transportasi. (Admin/Devi Putri/Magprok2022)
