Wonogiri_Salah satu rangkaian Kunjungan Pawonsari ( Pacitan, Wonogiri, Wonosari) untuk Pembangunan dan Pengembangan Potensi di Jawa Bagian Selatan oleh Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia berlangsung di Kabupaten Wonogiri, Rabu (31/03/2021).
Kunjungan dilakukan oleh Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR) Surya Tjandra dan jajarannya setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Gunung Kidul. Bertempat di Obyek Wisata Gajah Mungkur, Wamen Surya Tjandra yang juga merupakan Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini, menyampaikan kunjungan ini adalah langkah untuk menindaklanjuti MoU dengan 3 bupati yang terdiri dari 3 provinsi, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogjakarta.
“Kunjungan kerja ini dalam rangka untuk mendalami peluang kerjasama pembangunan pemberdayaan Jawa bagian selatan khususnya di wilayah Pawonsari. Kami dari pusat menilai ini potensi yang istimewa dan luar biasa,” katanya.
Surya Tjandra menegaskan Potensi daerah Pawonsari dikatakan layak untuk terus di perhatikan dengan segala aspek penunjangnya, mengingat kerjasama Pawonsari dari tahun 2020 hingga saat ini masih terus berjalan meskipun terjadi pergantian pemimpin. Wamen juga mengungkapkan pembangunan di Jawa Bagian Selatan merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah pusat.
“Tantangan Jawa Selatan ini tidak hanya di Wonogiri, tapi sebenarnya hampir di seluruh Jawa bagian Selatan ini rawan bencana. Gunung ada di sini, di laut ada lempengan yang bisa bergerak dan bisa menimbulkan tsunami, karena itu cenderung pembangunannya agak tertinggal,” ujarnya.
Dari kunjungan ini diharapkan ada strategi dengan model model pembangunan dan ruang pemberdayaan yang tepat disesuaiakn dengan daerah. Lebih lanjut ia berencana akan menggelar rapat koordinasi tiga kanwil yang dihadiri Bupati dari tiga provinsi dan didampingi tiga Kepala kanwil ATR/BPN untuk mendapatkan rumusan rencana pembangunan
Sementara itu Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno yang menerima kunjungan tersebut, menyambut baik rencana dari Kemnterian ATR /BPN. Ia mengungkapkan Kabupaten Wonogiri masih sangat terbuka dalam hal pengembangan kerja sama Pawonsari terutama dalam sektor agraria dan tata ruang. Ia juga berharap melalui kunjungan kerja ini menjadi lecutan semangat bagi Pemkab Wonogiri serta Pawonsari dalam percepatan penanggulangan ketertinggalan pembangunan dan potensi daerah.
“Masih terbuka banyak aspek yang dapat dijadikan kerja sama antar daerah yang menjadi pedoman pengembangan potensi sekaligus menjadi daya dukung pengembangan kesejahteraan sosial masyarakat Pawonsari,” pungkasnya. (monsa/christ/ess)
