WONOGIRI_ Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan selama satu bulan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di beberapa OPD Kabupaten Wonogiri, seperti Dinas Kominfo, Dinas Parpora, SD Negeri dan di Bagian Prokopim Setda Kabupaten Wonogiri, PPL Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya yang dibuka pada tanggal 21 Februari 2022, pada hari Selasa (22/3) resmi ditutup. Penutupan kegiatan tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Drs. Teguh Setiyono, M.M. di Ruang Giri Manik Setda Kabupaten Wonogiri dan dihadiri Ketua STABN Raden Wijaya Prof. Dr. Hesti Satyadi, S.E.,M.Si., Ketua Panitia PPL, para dosen pendamping PPL, Kepala OPD terkait selaku Pamong PPL, serta 22 mahasiswa PPL dari Prodi Ilmu Komunikasi, Pariwisata dan PGSD.
Pada kesempatan tersebut Manggala Wiriya Tantra, M.Pd. selaku Ketua Panitia PPL mengatakan bahwa PPL telah berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, selain itu para mahasiswa juga termotivasi karena mendapat banyak ilmu baru yang bermakna bagi pengembangan kompetensi mereka. Manggala juga mencermati masukan serta evaluasi bagi pengembangan kegiatan PPL tahun selanjutnya.
“Kami mendengar masukan dari para pembina maupun pamong yang disampaikan melalui dosen pendamping bahwa PPL satu bulan itu tidak cukup sehingga ini menjadi bahan referensi dan juga evaluasi bagi kami ke depan dan bisa ditambah menjadi satu bulan atau dua bulan bila perlu enam bulan” ujarnya.
Sementara itu Ketua STABN Raden Wijaya Prof. Dr. Hesti Satyadi, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri atas semua fasilitas yang diberikan untuk STABN Raden Wijaya melalui penyelengaraan PPL tahun 2022 ini. Prof. Hesti berharap melalui proses PPL ini mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan mewujudkan dalam bidang kerja nantinya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Drs. Teguh Setiyono, M.M. mewakili Bupati Wonogiri dalam sambutannya mengungkapkan program PPL menjadi satu metode penguatan sistem pendidikan yang memberikan kesempatan bagi setiap peserta pembelajaran untuk memiliki pengalaman aktual dan pengalaman empirik dalam proses pembelajarannya.
“ Terdapat sejumlah catatan positif dari pelaksanaan PPL STABN Raden Wijaya yaitu semangat belajar dan membangun kemampuan diri sendiri, proses transfer ilmu dan arahan yang diberikan dalam bentuk pemberian tugas direspon dengan baik dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab” ujarnya.
Dalam sambutan tersebut Asisten Sekda juga menyoroti pandemi Covid yang berdampak pada transfer ilmu secara online, sehingga proses pembentukan karakter, rasa percaya diri dan kemampuan serta aktualisasi diri mahasiswa kurang maksimal. Melalui kegiatan PPL ini, Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh ke-22 mahasiswa PPL tersebut menjadi bekal untuk meneruskan perjalanan ke depan. (admin/Deva Metta/Kurnia A/Tri A/magprok2022)
