WONOGIRI – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memberikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan organisasi lintas sektoral yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas pemerintahan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Wonogiri, Senin, (23/2).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan berbagai lembaga strategis di daerah.
Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menerima penghargaan Satya Bhakti Praja. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi TNI bersama Pemerintah Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Wonogiri.
Dalam Bahasa Sanskerta, Satya Bhakti Praja memiliki makna pengabdian yang setia untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat.
Selanjutnya, Kapolres Wonogiri menerima penghargaan Bhakti Bhayangkara, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Wonogiri. Penghargaan tersebut melambangkan pengabdian serta kesetiaan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonogiri juga menerima penghargaan Bhakti Adhyaksa, sebagai apresiasi atas peran Kejaksaan dalam penegakan hukum di Kabupaten Wonogiri.
Sementara itu, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri memperoleh penghargaan Bhakti Dharmadyaksa, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Kepala Pengadilan Agama (PA) Wonogiri turut menerima penghargaan Bhakti Dharmapala, atas peran dalam penegakan hukum Islam di Kabupaten Wonogiri. Istilah Dharmadyaksa sendiri dikenal sejak masa Kerajaan Majapahit, yang merujuk pada pejabat tinggi kerajaan yang menangani persoalan keagamaan.
Selain Forkopimda, penghargaan juga diberikan kepada pimpinan instansi vertikal lainnya. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri, Haryadi, menerima penghargaan Bhakti Raksa Dharma sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam pembinaan mental spiritual serta menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Wonogiri.
Dalam Bahasa Sanskerta, Raksa Dharma secara harfiah berarti penjaga kebenaran, pelindung kewajiban, atau penopang kebaikan. Frasa tersebut merujuk pada tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur, aturan suci, serta keharmonisan kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wonogiri menerima penghargaan Bhakti Wirabhumi, sebagai apresiasi atas pelayanan prima di bidang administrasi pertanahan kepada masyarakat.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan simbol penghormatan dan motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Kabupaten Wonogiri.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, serta instansi vertikal dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Wonogiri yang aman, tertib, dan sejahtera.
