Ribuan umat kristiani dari berbagai wilayah di Wonogiri memadati pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri dalam perayaan Natal Bersama, Jumat (9/1). Acara berlangsung dengan penuh sukacita, khidmat, dan kebersamaan, mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Natal bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama, sekaligus memperkuat nilai-nilai kekeluargaan dan toleransi di Kabupaten Wonogiri.
Acara dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan Kementerian Agama, serta tokoh agama dan masyarakat Kristen dan Katolik se-Kabupaten Wonogiri. Bupati menyampaikan bahwa perayaan Natal tidak hanya menjadi peristiwa keagamaan, tetapi juga sarana untuk meneguhkan nilai cinta kasih, khususnya dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
“Cinta dalam keluarga dan kepedulian terhadap sesama di sekitar kita sangat penting. Melalui perayaan Natal ini, saya berharap nilai-nilai kasih, kebersamaan, dan toleransi semakin tumbuh di tengah masyarakat Wonogiri,” katanya.
Perayaan Natal bersama ini semakin semarak dengan berbagai penampilan yang menghibur dan menginspirasi. Acara diawali dengan Christmas Overture band, dilanjutkan dengan paduan suara panitia, penampilan drama anak-anak, serta berbagai rangkaian acara lainnya yang menggambarkan sukacita kelahiran Yesus Kristus dan makna kehadiran Allah dalam kehidupan keluarga.
Perayaan Natal bersama ini ditutup dengan doa dan pujian, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaat yang hadir. Suasana kebersamaan dan toleransi yang tercipta diharapkan dapat terus terjaga, menjadikan Wonogiri sebagai daerah yang rukun, damai, dan penuh kasih.
