Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA melepas ribuan peserta jalan sehat sebagai puncak rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Kabupaten Wonogiri, Sabtu (10/1). Turut mendampingi Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, jajaran Forkopimda, pimpinan Kementerian Agama, serta tokoh lintas agama. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri ini menjadi momentum istimewa untuk memperkuat tali persaudaraan di tengah keberagaman bangsa. Rute jalan sehat dimulai dan diakhiri di Alun-alun Giri Krida Bhakti, melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota Wonogiri. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pentas seni lintas agama serta pembagian doorprize. Nasaruddin menegaskan bahwa tingginya antusiasme masyarakat mencerminkan kuatnya persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Wonogiri. “Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi budaya hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Menag.
Dia menegaskan bahwa agenda ini merefleksikan wujud nyata dari “Keindonesiaan yang sejati”. Ia mengapresiasi kehadiran peserta dari berbagai latar belakang agama dan etnis yang membaur tanpa sekat. “Kehadiran seluruh komponen umat beragama dan berbagai etnis di sini mencerminkan keindahan Indonesia. Indonesia adalah rumah besar yang menaungi keberagaman etnis, agama, dan kepercayaan kita,” imbuhnya.
Bagi Menag, partisipasi masyarakat lintas iman di Wonogiri merupakan bukti empiris bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. “Melalui momentum ini, kita tidak hanya merayakan perbedaan, tetapi sesungguhnya kita sedang merayakan kebersamaan dan keindonesiaan yang sejati.”
