Wonogiri, 21 Januari 2025 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri mencatat sebanyak 1.481 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak hingga tanggal 21 Januari 2025. Untuk mengatasi wabah ini, Pemkab telah menyiapkan 36.000 dosis vaksin, di mana 1.300 dosis di antaranya telah disuntikkan kepada ternak yang membutuhkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, menyampaikan bahwa jumlah vaksin, obat, dan vitamin yang telah disediakan oleh pemerintah cukup untuk menanggulangi wabah PMK. “Populasi sapi di Wonogiri mencapai 154.000 ekor. Per 21 Januari ini, terdapat 1.481 kasus PMK. Kami memastikan langkah-langkah penanganan yang memadai telah disiapkan,” ujar FX Pranata saat melaksanakan penyuntikan vaksin PMK di Desa Watusomo, Kecamatan Slogohimo.
Untuk mempercepat vaksinasi, Pemkab Wonogiri telah mengerahkan 45 petugas vaksinasi. Mereka bertugas di berbagai wilayah guna memastikan proses penyuntikan berjalan lancar. Selain itu, Sekda mengimbau para peternak agar tetap tenang dan tidak melakukan penjualan ternak secara tergesa-gesa (panic selling), karena hal tersebut justru dapat merugikan.
“Tingkat kesembuhan ternak terhadap PMK cukup tinggi. Yang penting masyarakat tidak panik dan tetap menjaga kebersihan kandang serta memelihara hewan dengan baik,” tambahnya.
Pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada peternak terkait cara pencegahan dan penanganan PMK. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan penyebaran wabah sekaligus meningkatkan kesehatan hewan ternak di Kabupaten Wonogiri. (admin)
