Wonogiri_Kamis (17/3) di Ruang Khayangan Sekertariat Daerah Kabupaten Wonogiri berlangsung acara silaturahmi dan pembinaan ormas atau perguruan pencak silat yang ada di Wonogiri. Acara tersebut disambut oleh KASI Polwasnas Kasbangpol Kabupaten Wonogiri, I Nyoman Triastika, SH,MM, serta dihadiri beberapa pihak terkait seperti Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, S.Pd, Kapolres yang diwakili oleh Kabag OPS Polres Wonogiri, Kompol Budiyono, SH, Dandim 0728 Wonogiri diwakili oleh Pasi Intel Kodim 0728 Wonogiri, Kapten Inf Mulyono, Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri, Ketua IPSI, Perwakilan KONI serta Perwakilan Cabang Perguruan Silat yang ada di Kabupaten Wonogiri.
Tujuan acara tersebut yaitu terkait peran serta organisasi kemasyarakatan dalam meningkatkan nasionalisme dan patriotisme guna mendukung kondusivitas daerah menjelang pemilu serentak tahun 2024. Dalam acara tersebut Ketua DPRD Wonogiri menyampaikan perguruan pencak silat di Kabupaten Wonogiri memiliki peran aktif dalam mengawal sukses dan kondusivitas keamanannya sangat penting dalam pemilu serentak tahun 2024. Beliau juga menyatakan setiap perguruan pencak silat tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis. Hal ini sebagai bentuk meminimalisir konflik dalam pemilu serentak pada 2024 mendatang. Sejak 1998 hingga sekarang, tak pernah ditemukan konflik perguruan pencak silat dalam pemilu.
Kabag OPS Polres Wonogiri, Kompol Budiyono, SH menyampaikan bahwa perlu sinergitas seluruh elemen masyarakat termasuk ormas/pencak silat dalam menciptakan situasi kamtibmas menjelang pemilu tahun 2024, tidak hanya menjelang pemilu saja tapi kondusifitas tersebut perlu dijaga selamanya.
“Pencak silat bukan sekedar cabang olahraga biasa, tetapi pencak silat adalah warisan budaya” ujar Kapten Inf Mulyono. Pencak silat termasuk seni bela diri asli Indonesia yang sudah dikenal didunia, selain itu pencak silat juga merupakan alat pemersatu Nusantara. Apabila kita mampu untuk membina dan mempersatukan maka hal ini menjadi potensi yang dapat menguatkan persatuan dan kesatuan sosial kemasyarakan yang ada di Kabupaten Wonogiri. Kapten Inf Mulyono juga berpesan agar komunitas pencak silat yang berada di Wonogiri dapat menjadi pelopor nomer satu, pencak silat sebagai sumber persatuan bukan sebagai kelompok yang memperlihatkan kekuatan satu dengan yang lainnya serta keberagaman komunitas pencak silat sebagai potensi wadah pembinaan generasi muda yang berbudi pekerti luhur dan bijaksana sebagai cerminan budaya Indonesia. Jadikan perguruan yang ada di Wonogiri sebagai komponen masyarakat yang saling bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri menyatakan bahwa kehadiran perwakilan perguruan pencak silat di Pemkab Wonogiri bertujuan menjaga dan meningkatkan kondusifitas sekaligus membina ormas perguruan pencak silat di Kabupaten Wonogiri terutama untuk menyikapi tahun politik pada 2024 mendatang. (Admin/Trio S/Pandita/Tri Ardianti/Magprok2022)
