WONOGIRI_ Kamis (30/12), Jelang akhir tahun 2021 Semarak BPR Giri Sukada Dana Wonogiri kembali digelar. Berlokasi di Kantor Cabang Baturetno, acara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri, Ketua DPRD Wonogiri, Jajaran Direksi, Kepala OPD serta para stakeholder lainnya.
Dalam laporannya Suparmo selalu Direktur Utama BPR Giri Suka Dana Wonogiri menyampaikan pencapaiannya sampai bulan November 2021. Dengan Asest 119,604 M, simpanan senilai 72, 190 M dan meraup laba bersih 1,915 M, BPR Giri sukadana memperkirakan deviden tahun 2022 sekitar 1,150 M. Ia juga menambahkan, Bank dengan permodalan 100% dari Pemkab Wonogiri ini, pada tahun 2021 juga berkontribusi dalam CSR sebesar 75 juta rupiah dan diharapkan dapat naik di tahun mendatang.
Sumarmo juga menyebutkan, untuk merespon dampak pandemi dalam bidang keuangan, BPR Giri Suka Dana akan membuat terobosan inovasi layanan kredit bagi masyarakat dan UMKM dengan suku bunga bersaing.
“Tahun 2022 Kami berencana meluncurkan produk Sumeh, kredit tanpa anggunan untuk pedagang kecil dan asongan dengan nominal 3 juta rupiah dan KUR Wonogiren untuk UMKM dengan bunga yang bersaing.” Ujarnya
Menanggapi rencana BPR tersebut, Bupati menyambut baik adanya inovasi produk melalui kredit Sumeh dan KUR Wonogiren di tahun depan. Ia berharap produk inovatif tersebut dapat menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi berada dalam jerat rentenir dan pinjol yang cukup meresahkan saat ini. Bupati Wonogiri Joko Sutopo juga menyampaikan dukungan untuk BPR Giri Suka Dana agar semakin mengembangkan potensinya.
“Dengan potensi PADnya semoga tahun depan dapat bertambah satu digit, di angka 3 M, angka yang realitis mengingat keberadaan BPR ini strategis berada di pusat perkonomian sehingga masih banyak potensi yang bisa dikelola ke depan dengan lebih profesional”
Sementara Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno dalam sambutannya mengapresiasi BPR yang sudah eksis selama puluhan tahun tersebut.
“Apresiasi kepada BPR Giri Suka Dana yang sudah menjadi penyokong tumbuh kembang UMKM. Dengan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah telah mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Kabupaten Wonogiri.”
Ia berharap Kehadiran BPR semakin kuat memotivasi UMKM dan masyarakat agar terus produktif, kreatif dan saling menghidupi di tengah tantangan moderintas dan digitalisasi.
Pada kesempatan itu, selain pengundian hadiah utama untuk nasabah berupa tiga unit sepeda motor Yamaha Lexi yang disaksikan langsung oleh Bupati Wonogiri, juga sekaligus dilakukan peresmian gedung BPR yang telah direhab tampilan depannya. Sumarmo mengungkapkan rehabiliasti gedung seluas 64 meter persegi yang berlokasi di Batu Lor, Kecamatan Baturetno tersebut, menelan biaya 265,9 juta rupiah. (mon_prokopim)
