Wonogiri – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengajak dunia usaha memperkuat kolaborasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/Corporate Social Responsibility) guna mendukung berbagai program strategis pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Dukungan Perusahaan Melalui TJSLP dalam Implementasi Program dan Kegiatan Strategis Daerah di Ruang Girimanik, Kompleks Setda Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/7).
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno mengapresiasi komitmen perusahaan-perusahaan yang selama ini telah berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang komunikasi sekaligus sinkronisasi agar pelaksanaan program CSR dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
“Forum ini bukan untuk membebani perusahaan, tetapi menjadi wadah komunikasi dan sinkronisasi agar program CSR selaras dengan kebutuhan masyarakat. Dengan forum ini, pihak terkait juga mengetahui arah visi dan misi kami,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, sementara kemampuan fiskal pemerintah memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan APBN maupun APBD, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga filantropi, hingga seluruh pemangku kepentingan.
Berdasarkan hasil inventarisasi Pemerintah Kabupaten Wonogiri, realisasi program TJSLP perusahaan sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar Rp6,1 miliar. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari perusahaan yang beroperasi di Wonogiri, tetapi juga dari sejumlah perusahaan nasional seperti Djarum Foundation, PT Kalbe Farma, PT Industri Jamu Sido Muncul, dan PT PLN.
Menurut Bupati, potensi kontribusi TJSLP masih sangat besar apabila dikelola secara terarah dan terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri terus memperkuat regulasi melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2019 serta Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2026, yang diperkuat dengan pembentukan Forum TJSLP sebagai wadah koordinasi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui forum tersebut, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan semakin optimal dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Setyo Sukarno berharap seluruh perusahaan dapat berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan bidang usahanya sehingga manfaat program TJSLP dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan. Dengan semangat gotong royong, kita bersama-sama mewujudkan Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (admin)
