WONOGIRI – Komitmen untuk memajukan olahraga pencak silat di Kabupaten Wonogiri kembali ditegaskan melalui Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri, Minggu, (31/6) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, didampingi Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, jajaran perangkat daerah terkait, serta pengurus KONI Kabupaten Wonogiri.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus IPSI Kabupaten Wonogiri dilakukan oleh Ketua IPSI Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro. Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai luhur.
Dalam sambutannya, Harry Nuryanto Soediro menegaskan bahwa pencak silat sebagai cabang olahraga prestasi tidak dapat dilepaskan dari target dan capaian di berbagai ajang kompetisi. Ia mengungkapkan bahwa pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir, IPSI Jawa Tengah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu.
“Prestasi tersebut tentu menjadi modal sekaligus motivasi untuk menghadapi PON yang akan datang. Kami berharap dukungan dari IPSI kabupaten dan kota terus diperkuat sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama baik daerah maupun Jawa Tengah di tingkat nasional,” ujarnya.
Harry juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang tetap menempatkan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga prioritas dalam pembinaan olahraga daerah.
“Kami dari Provinsi Jawa Tengah menyampaikan terima kasih karena pencak silat masih menjadi cabang olahraga yang mendapatkan perhatian dan prioritas. Dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam mencetak prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus IPSI Kabupaten Wonogiri yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi dan prestasi olahraga pencak silat di Wonogiri.
“Laksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya, dengan selalu berkoordinasi pada lembaga yang membidangi pembinaan pencak silat sebagai bagian dari cabang olahraga,” pesan Bupati.
Lebih lanjut, Setyo Sukarno menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi ruh pencak silat. Menurutnya, para pesilat harus terus mengedepankan kebersamaan, kerukunan, dan semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Perlu juga dilakukan upaya untuk menjaga sikap kebersamaan, kerukunan, dan persaudaraan di antara para pesilat, serta selalu mengedepankan keinginan untuk bersatu guna menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dalam masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum IPSI Kabupaten Wonogiri terpilih, Weda Hendragiri, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus melakukan berbagai pembenahan demi kemajuan organisasi.
Ia juga memohon bimbingan, arahan, dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri, IPSI Jawa Tengah, KONI, serta seluruh perguruan pencak silat yang ada di Wonogiri agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Kami memohon bimbingan dan dukungan dari seluruh pihak dalam menjalankan organisasi IPSI Kabupaten Wonogiri. Kami berkomitmen melanjutkan program kerja yang telah berjalan sekaligus melakukan pembenahan yang diperlukan untuk memajukan olahraga pencak silat di Wonogiri,” ungkapnya.
Pelantikan pengurus IPSI Kabupaten Wonogiri ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi di berbagai kejuaraan, serta mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, IPSI, dan seluruh insan pencak silat, Wonogiri optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Admin)
