Bupati Wonogiri Setyo Sukarno melepas sebanyak 13 bus arus balik gratis, Kamis (26/3) dari halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Pemberangkatan ratusan perantau asal Wonogiri ini berlangsung haru lantaran sebagian besar warga yang akan kembali ke kota perantauan merasa diperhatikan jajaran Pemkab. Sebelum pemberangkatan yang ditandai dengan pengibasan bendera, dinas terkait menyiapkan tim cek kesehatan gratis. Juga disiapkan makan pagi bersama bagi pemudik. “Kita siapkan tim kesehatan untuk mendeteksi kesehatan para pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh,” kata Kepala Dinkes Wonogiri Mubarok di sela acara.
Bupati Setyo menyatakan pelaksanaan mudik gratis dan arus balik gratis pasca lebaran sebagai bentuk pemerintah hadir dalam melayani warga masyarakat yang pulang kampung. “Alhamdulillah selama masa lebaran ini kondisi daerah dan masyarakat di sini aman dan nyaman,” imbuhnya.
Meski di tengah situasi prihatin karena kondisi ekonomi yang sulit namun hiruk pikuk masyarakat dalam merayakan lebaran tetap terasa. Budaya ‘eling sedulur’ di Wonogiri masih kental dengan nuansa kekeluargaannya tinggi.
Menurut Bupati, hadirnya ribuan perantau yang merayakan lebaran di daerah Wonogiri menimbulkan dampak positif bagi UMKM yang ada di daerah ini. “Saya berdoa dan bersyukur warga Wonogiri yang merantau di luar daerah ke depan setelah lebaran ini lebih sukses sehingga ada nilai plus bagi keluarga maupun daerah asal.”
