Wonogiri — Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menghadiri dan memeriahkan Ajang Kreativitas Anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Wonogiri, yang digelar oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) di Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM), Kamis (23/10).
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan anak TK dari berbagai wilayah di Wonogiri. Selain menjadi ajang untuk menyalurkan kreativitas dan keceriaan anak-anak, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memberikan pendidikan terbaik sejak usia dini.
Beragam kegiatan digelar dalam ajang tersebut, di antaranya senam bersama dan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak TK. Suasana ceria dan penuh semangat tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat penting sebagai pondasi awal bagi masa depan bangsa. Menurutnya, di jenjang TK, anak-anak mulai mengenal dunia sekitar, mengembangkan karakter, serta membentuk kepribadian yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Pendidikan TK memiliki peran krusial sebagai pondasi bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, Pemkab Wonogiri akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan anak usia dini, dan pendidikan di semua tingkatan,” ujar Bupati Setyo.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan dalam mendidik anak-anak. Ia menyebut, peran guru TK tidak hanya sebatas mendidik, tetapi juga menjadi motivator dan fasilitator yang luar biasa bagi tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Wonogiri, Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno, yang akrab disapa Bunda Yayuk, turut hadir dan memberikan semangat kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa masa kanak-kanak merupakan masa yang paling membahagiakan, di mana anak-anak belajar dan bermain dengan penuh keceriaan.
“Ajang kreativitas ini bukan sekadar kejuaraan, tetapi menjadi kesempatan untuk menyatukan anak-anak TK se-Wonogiri. Yang lebih penting adalah menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, keberanian, dan kemandirian anak,” ungkap Bunda Yayuk.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap semangat belajar dan berkreasi sejak usia dini terus tumbuh, sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung pendidikan anak-anak Wonogiri.
