WONOGIRI_Sebanyak 268 peserta mengikuti Digital Talent Scholarship (DTS) di pendopo Kabupaten Wonogiri, Senin (28/4/). Pelatihan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) itu untuk mendukung percepatan transformasi digital bagi kalangan ASN dan Non-ASN yang bekerja di kantor pemerintahan, para pelaku UMKM dan tenaga pendidik. Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, SH saat membuka cara mengungkapkan bahwa Wonogiri punya 46.175 UMKM ber-NIB (Nomor Induk Berusaha) pada tahun 2024. Potensi luar biasa ini harus ditingkatkan kualitasnya lewat pelatihan dan pengembangan kapasitas. “Bukan cuma banyak, tapi harus hebat. SDM unggul dan UMKM kreatif adalah kunci sukses Wonogiri menghadapi era digital. Wonogiri punya modal kuat, 46 ribu UMKM siap go digital,” tegasnya.
Sementara Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Yogyakarta Anton Susanto mengatakan, pelatihan itu meliputi Government Transformation Academy (GTA), Digital Entreprenuership Academy (DEA) dan Thematic Academy (TA).

Dia mengungkapkan, kebutuhan talenta digital Indonesia mencapai 600.000 orang per tahun. Untuk itu, Kementerian Komdigi melakukan percepatan infrastuktur telekomunikasi dan mengembangkan sumberdaya manusia untuk penerima manfaat dari layanan infrastruktur tersebut. Hal ini dilakukan pemerintah supaya supaya semua bisa melek digital, bukan cuma nonton, tapi juga jadi pelaku.
“Dengan adanya pelatihan-pelatihan bidang digital, infrastruktur yang disiapkan dapat dimanfaatkan dengan lebih baik dan positif. “GTA, DEA dan TA ini termasuk dalam program besar Pengembangan SDM Kementerian Kominfo yaitu, Digital Talent Scholarship (DTS),” terangnya.(admin_2025)
